Pameran Kaligrafi Kontemporer Internasional, Hadirkan Lebih Dari 100 Karya Seniman Kaligrafi di Dunia
The Power of Qur'an mendapat momentum terbaiknya di bulan suci Ramadhan 1443 H, karena pada bulan tersebut Al-Qur'an menjadi bacaan dan sahabat terindah bagi kaum muslimin. Hal ini diangkat oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema The Power of Qur'an yang diawali dengan Pameran Kaligrafi Kontemporer Internasional, Khotmul Kubro, Santunan Yatim, hingga puncak peringatan Nuzulul Qur'an Masjid Raya Jakarta Islamic Centre.
Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre) menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertema The Power of Qur'an pada bulan suci Ramadhan 1443 H. Kegiatan ini diawali dengan Pameran Kaligrafi Kontemporer Internasional.
Pameran Kaligrafi Kontemporer Internasional yang diselenggarakan pada 15 - 22 April 2022 ini resmi dibuka oleh Ali Maulana Hakim selaku Wali Kota Jakarta Utara, pada Jum'at pukul 14.00 WIB.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menggerakkan perubahan ke arah yang lebih baik bersama Al-Quran, baik di level nasional maupun internasional," ujar KH. M. Subki, Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta, Jum'at (15/4/2022).
Subki mengatakan ada 26 negara yang menjadi peserta pameran kaligrafi tersebut yaitu Indonesia, India, Malaysia, Iran, Tunisia, Bangladesh, Mesir, Irak, Aljazair, Libanon, Pakistan, Maroko, Cina, Arab Saudi, UAE, Inggris, Amerika, Suriah, Bahrain, Uzbekistan, Libya, Yaman, Kuwait, Afganistan, Thailand, dan Srilanka.
"Pameran ini diikuti oleh 102 peserta dari 26 negara. Oleh karena itu, acara pameran ini diselenggarakan secara hybrid dengan langsung datang ke JIC ataupun melalui media online," ujarnya.
Pengunjung pameran dapat memanjakan mata mereka dengan melihat karya-karya yang telah dibuat oleh para seniman hingga akhirnya membentuk kalimat-kalimat Al-Quran yang indah. Ide dan gagasan menjadi latar belakang terwujudnya sebuah karya sehingga hal itu dapat dimaknai sebagai dialog visual dan spiritual antara makhluk semesta dengan Tuhannya.
Menurut M. Arif Syukur selaku ketua panitia pameran, ini adalah kali pertama pameran kaligrafi diselenggarakan secara hybrid di JIC. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 pameran tersebut hanya diselenggarakan secara online. Oleh karena itu, panitia sangat berharap dengan diadakannya pameran tersebut, Jakarta dapat menjadi pusat seni kaligrafi Islam di Indonesia.
Selain itu, Pameran Kaligrafi Kontemporer Internasional juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an Masjid Raya Jakarta Islamic Centre. Kegiatan yang mempertemukan dakwah melalui karya visual kaligrafi dengan khalayak ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi bagi yang melihatnya.
"Khususnya inspirasi mencintai Alquran dan menjadikannya energi," ujar Edi Sukardi, Kepala Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah, Jum'at (15/4/2022).
Kemudian, pada 18 April 2022 tepatnya hari Senin pameran ini akan menggelar live performance menulis kaligrafi dengan menggunakan qalam dan teknik melukis kaligrafi dengan menghadirkan para kaligrafer yang memang memiliki jam terbang cukup padat. Selain itu, pameran ini juga dapat diakses melalui website: www.pamerankaligrafi.com


Komentar
Posting Komentar