Inilah 3 Peristiwa Penting dalam Hidup Presiden Soekarno di Bulan Suci Ramadhan

Dok. blogspot.com

Sederet peristiwa bersejarah di Indonesia pernah terjadi di Bulan Suci Ramadhan, termasuk peristiwa yang dialami oleh presiden Republik Indonesia Pertama yaitu Soekarno. Tampil sederhana dengan peci hitam sebagai ciri khasnya, beliau kerap mengambil kebijakan penting selama Bulan Suci Ramadhan. Misalnya, seperti membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Dikutip dari buku yang berjudul Bung Karno: Penyambung Lidah RakyatSoekarno mengaku bahwa dirinya sudah mengenal agama Islam sejak berguru dengan HOS Tjokroaminoto. Kemudian, pada masa pengasingan dan penjara, barulah ia memantapkan diri untuk mendalami Islam. 

Aku menemukan sendiri agama Islam sejak usia 15 tahun, ketika aku menemani keluarga Tjokro,” ujar Soekarno.

Sebagai seorang penganut agama Islam selama Bulan Suci Ramadhan, Soekarno taat menjalankan kewajiban ibadah puasanya. Selain itu, sejumlah kejadian penting turut mengiringi jejak hidupnya di bulan yang penuh kemuliaan tersebut. Setidaknya terdapat tiga peristiwa penting dalam hidup Soekarno yang terjadi di Bulan Suci Ramadhan.

1. Membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Hari kesembilan Bulan Suci Ramadhan 1365 Hijriyah atau pada 17 Agustus 1945 menjadi momen bersejarah bagi Soekarno maupun seluruh rakyat Indonesia. Tepat di depan rumahnya yang berlokasi di Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, sang orator ulung tersebut membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk pertama kalinya. Sekretaris pribadi Soekarno yaitu Sudiro menceritakan suasana detik-detik proklamasi dalam buku Pengalaman Saya Sekitar 17 Agustus 1945.

2. Mengesahkan UUD 1945 dan Diangkat Menjadi Presiden Republik Indonesia Pertama

Sehari setelah memproklamasikan kemerdekaan, Soekarno bersama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menggelar sebuah sidang. Dalam agenda sidang PPKI yang digelar pada hari kesepuluh Bulan Suci Ramadhan tersebut, Soekarno mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sebagai dasar negara Indonesia. Kemudian di hari yang sama, beliau juga resmi diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia pertama.

3. Soekarno Hampir Terbunuh

Peristiwa penting dalam hidup Soekarno kembali terjadi pada 9 Maret 1960, tepatnya di hari kesebelas Bulan Suci Ramadhan 1379 Hijriyah. Saat memimpin sidang Dewan Pertimbangan Agung (DPA) di istana, tiba-tiba terjadi aksi teror oleh seorang pilot Angkatan Udara terkait Permesta, Daniel Alexander Maukar. Dirinya melepaskan beberapa tembakan ke arah istana.

Komentar